Sabtu, 22 Juli 2017

Desa Bungin-Bungin

Desa Bungin-bungin merupakan desa yang terletak di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Diperintah oleh Kepala Desa bernama Hari. Terdiri dari  dua dusun yaitu Dusun Timur dan Dusun Tapak’an, dengan akses jalan ±3 kilo meter dari pantai lombang bisa diakses dengan kendaraan bermotor, baik roda  dua maupun roda empat. Disebelah timur berbatasan dengan Desa Lapataman, sebelah barat ada Desa Lombang, sebelah selatan ada Desa Bunpenang. Dinamakan Bungin-bungin karena menurut cerita dari tokoh masyarakat setempat “Pada jaman dahulu masyarakat Bungin-bungin sangat santai atau dalam bahasa madura dinamakan ngin-ngangin“.
Kondisi tanah di Desa Bungin-bungin adalah tanah pasir sehingga sulit untuk dikelola untuk lahan pertanian maupun perkebunan. Daerah ini memiliki potensi yang bagus untuk perkebunan kelapa. Jarak kantor kepala Desa Bungin-bungin dengan kantor Kecamatan Dungkek ± 5 kilo meter, dan jarak kator kepala Desa Bungin-bungin dengan kantor Kabupaten Sumenep ±30 kilometer.
Mata pencarian masyarakat mayoritas  adalah petani udang dan pengusaha kebun kelapa. Tetapi disisi lain hampir satu kepala keluarga memiliki ternak sapi yang juga menjadi penghasilan sampingan. Aktivitas pertanian dan perkebunan masih dilakukan secara tradisional, untuk pengairannya sendiri dengan sumber air tanah.
Di Dungin-bungin tidak ada pusat kesehatan yang mudah dijangkau, bidan desa pun tidak ada. Di desa ini sebenarnya terdapat polindes namun tidak digunakan secara maksimal untuk pusat kesehatan masyarakat.
Sebagian penduduk desa Bungin-bungin kurang mengenal pendidikan karena pola pikir masyarakat yang masih klasik, masih percaya dan meyakini setinggi apapun pendidikan yang ditempuh akirnya menjadi petani juga. Banyak masyarakat yang kurang tahu tulis menulis dan berbicara bahasa Indonesia. Didesa ini hanya ada satu sekolah menengah dasar yaitu SDN Bungin-bungin.
Kebudayaan di desa bungin-bungin masih sangat kental dan masyarakat masih sangat mempercayai kebudayaan jaman nenek moyang hingga saat ini contohnya perjodohan usia dini bahkan ketika anak itu baru lahir yang diyakini perjodohan itu adalah solusi terbaik untuk masa depan anaknya.
Data jumlah peduduk desa
Nama dusun
KK
Jenis kelamin
Jumlah jiwa
L
P
Timur
69
88
94
182
Tapak’an
45
63
64
127

0 komentar:

Posting Komentar